Green  Pencil

Rabu, 19 Juni 2013

Rencana Pernikahan Para Idol

Siapa sih yang nggak ingin menikah? Kamu semua pasti mau kan? Begitu juga dengan para idol ini. Seiring dengan umur yang semakin bertambah, idol-idol ini pun berbicara tentang rencana pernikahannya. Tapi jangan kawatir dulu kawan, baru rencana kok. Kan Tuhan yang menentukan jadi atau nggaknya. Jadi kamu rajin-rajin berdoa aja deh, siapa tahu rencana mereka terkabul plus kamu tiba-tiba bisa jadi calonnya. Amin.

1. Sistar Hyorin
Hyorin

Yang ini yang paling baru dan pernah dibahas sama kita kemarin. Hyorin mengaku iri melihat Baek Jiyoung dan Jung Sokwon yang baru saja menikah. Walaupun sebenarnya ibu Hyorin ingin anaknya tidak buru-buru menikah, Hyorin tidak ingin menikah di umur lebih dari 35 tahun atau sekitar 12 tahun lagi.

2. Secret Hyosung
hyosung
Hyosung berencana untuk menikah saat berumur 32 tahun. Hyosung mengaku terpengaruh oleh Sunye yang menikah awal tahun ini. Hyosung juga yakin kalau pernikahan Sunye akan mulai membuka jalan kebebasan untuk para idol dan membuat fans mau berpikiran terbuka tentang pernikahan idola mereka. Masih ada 7 tahun lagi nih sebelum target nikahnya. Kira-kira, tercapai nggak ya?

3. Girls’ Generation Yoona
yoona
Buat fans Yoona siap-siap patah hati nih, karena Yoona ingin menikah di umur 32 tahun alias sekitar 8 tahun lagi! Masih lama sih, tapi ya siap-siap aja. Yoona juga pernah membicarakan tentang pernikahan di MTV’s Girls On Top 2 dimana dia melilhat pernikahan Sean dan Jung Hyeyoung sebagai pernikahan paling ideal. Yoona ingin seperti mereka kalau menikah nanti. Itu adalah tujuan dan mimpi terbesarnya. Dia juga menginginkan pria yang lembut dan perhatian tapi tetap terlihat jantan sebagai pria idealnya.

4. Super Junior Leeteuk
leeteuk
Di konferensi pers Hello Baby Season 4 yang dibintangi Leeteuk bersama Sistar, Leeteuk mengungkapkan keinginannya untuk menikah di umur 36 atau 37 tahun atau sekitar 5-6 tahun lagi. Leeteuk menyukai gadis dengan hati yang hangat dan berprinsip kuat. Kalau dari kalangan selebriti, Leeteuk memilih aktris Shim Eunha sebagai tipe idealnya. Berhubung Leeteuk sudah berlatih merawat Gyumin selama di Hello Baby dan sempat dipuji oleh staf Hello Baby sebagai calon ayah yang baik, kayanya calon istrinya bakal beruntung banget nih.

5. 2PM Taecyeon
taecyeon
Ketika ditanya apa mimpi member 2PM saat di Yoo Hee Yeol’s Sketchbook, Junho menjawab ingin membuat album yang berisi lagu ciptaannya sendiri, sedangkan Taecyeon bermimpi untuk dapat menikah di umur 27 tahun, atau tahun depan! Orang tuanya menikah di umur 27 sehingga Taecyeon ingin mengikuti jejak orang tuanya. Dia juga berpendapat kalau dia menikah muda, jarak antar umurnya dengan anaknya kelak tidak terlalu jauh. Tapi berhubung waktunya tinggal setahun, Taecyeon agak pesimis dengan rencananya itu. Untungnya, sekarang Taecyeon sudah merasakan pengalaman menikah walaupun hanya virtual bersama aktris cantik Gui Gui di WGM.
Itu dia beberapa rencana pernikahan yang pernah diungkapkan beberapa idol. Oh iya, sekedar informasi, target umur menikahnya itu mereka ungkapkan dalam perhitungan umur Korea, jadi jangan bingung ya sama perhitungannya.
Source: dramafever, soompi, sonems, kpopstarz, enewsworld, soompi

Hubungan Barefoot Friends, Running Man, dan Indonesia

bfrm

Heboh Kedatangan Barefoot Friends
Fans Korea di Indonesia semakin berbunga-bunga. Hampir setiap bulan, Indonesia kedatangan tamu-tamu dari negeri ginseng tersebut. Beragam bentuk acara dari mulai fan meeting, konser, sampai yang terbaru ini adalah syuting variety show.
Belum reda kehebohan Indonesia dengan kedatangan Big Bang yang tak diduga-duga, K-Lovers Indonesia kembali histeris dengan kedatangan para member Barefoot Friends untuk syuting di Jogjakarta. Sebentar, mari kami perkenalkan dulu sekilas tentang Barefoot Friends.
Barefoot Friends merupakan sebuah variety show terbaru SBS yang tayang setiap hari Minggu waktu Korea Selatan. Para cast member bukan orang biasa. Mereka adalah artis-artis Korea terkenal yang pada dasarnya sudah memiliki basis fans yang banyak. Kang Hodong merupakan MC tenar Korea yang sudah malang melintang di dunia variety show. Eunhyuk, terkenal bukan hanya karena ia member dari Super Junior, tapi juga kemampuan varietynya yang patut diacungi jempol. Belum lagi Yoon Jong Shin, Kim Bum Soo, Yoo Se Yoon merupakan MC, pelawak, dan juga penyanyi yang tidak asing lagi. Ditambah wajah-wajah menyegarkan seperti Kim Hyunjoong aktor dan penyanyi, si cantik dan seksi UEE After School, dan Yoon Si Yoon pemeran Kim Tak Gu dalam Bakkery King yang dramanya juga terkenal di Indonesia.
Tak heran, dengan menggandeng nama-nama populer di atas, Barefoot Friends berhasil menarik perhatian para pecinta variety show Korea baik di dalam maupun di luar negerinya sendiri. Episode pertama Barefoot Friends berlokasi di Vietnam. Di sana, mereka diberi misi menjalani kehidupan layaknya penduduk lokal dan benar-benar apa adanya. Menarik, dari segi idenya. Dan kini, tim Barefoot Friends memilih Indonesia, Jogjakarta tepatnya.
Mengapa Indonesia? Pastinya karena antusias fans yang sudah terlihat begitu besar dan tanpa meninggalkan unsur eksotisme budaya, wisata yang dimiliki Indonesia. Pernah baca tulisan kami sebelumnya tentang Running Man sebagai media promosi pariwisata dan budaya? Coba dibaca dulu di sini. Menarik ketika membicarakan pariwisata Indonesia karena memang tak akan pernah ada ujungnya. Indonesia begitu luas dan begitu kaya jadi kita cukup membicarakan secara global.
Barefoot Friends ini sebenarnya bukan yang pertama kali variety show Korea yang syuting di Indonesia. Sebelumnya ada WGM Eunjung T-Ara yang syuting di Lombok. Ini heboh, karena selain para cast members yang sangat terkenal, Barefoot Friends memang mengusung tema yang mengharuskan mereka turun langsung ke penduduk lokal. Imagine how close between idol and fans! Sudah kebayang kan histeria yang ada?
Jogjakarta, lokasi yang sangat pas dan ideal untuk lokasi syuting variety show semacam ini. Udara yang tidak terlalu panas, kota yang tertib, budaya yang masih kental, dan memang kota yang indah dan eksotis. Pilihan yang tepat!
Running Man dan Barefoot Friends
Mengapa kami mengaitkan Barefoot Friends dengan Running Man? hmm… Running Man dan Barefoot Friends sebenrnya punya banyak hal yang berhubungan walaupun tidak bisa dibilang persamaan yang identik.
Pertama kali mendengar deretan cast member Barefoot Friends apa yang ada di pikiran kalian? kumpulan beberapa pria dengan 1 wanita. Mirip dengan Running Man yang hanya memiliki 1 orang member wanita. Jika di Barefoot Friends ada UEE, Song Jihyo adalah wanita satu-satunya di Running Man. Lainnya, konsep variety show memang terkesan serupa, Pergi ke suatu tempat lalu menyelesaikan misi. Walaupun misinya memang beda-beda. Dan terakhir tentunya setuju, bahwa kedua acara ini sama-sama berada di bawah naungan SBS. Tak heran, jika dilihat dari angle kamera, kecerahan cahaya, editan, dan sebagainya tak jauh berbeda dengan apa yang ada di Running Man.
Fans Running Man di Indonesia tak bisa dianggap remeh. Mungkin banyak fans RM yang merasa seperti dianaktirikan SBS secara tidak langsung. 2 tahun lebih RM berjalan dan fans sangat berharap adanya syuting di Indonesia, SBS malah tiba-tiba mendatangkan Barefoot Friends untuk episode awalnya. Kaget, wajar saja. Karena biasanya, negara-negara seperti Thailand, Singapura, China, Malaysia, dan sebagainya yang lebih dulu kedatangan tamu Korea.
Tapi tunggu dulu, jika kalian merupakan fans Running Man, jangan kecil hati, karena sebenernya banyak hal yang bisa kita lihat dari sudut pandang positif lainnya.
1. Penetepan lokasi syuting Barefoot Friends di Indonesia tentunya karena campur tangan hallyu wave yang semakin berkembang. Jika berbicara hallyu, kita bisa tahu mulai dari drama lalu para idol kpop dan kemudian Running Man sebagai pembawa virus hallyu di tanah air. Jadi, secara tidak langsung, thanks to all sunbaes yang sudah membuka jalan Barefoot Friends menuju Indonesia.
2. Antusias fans, berapa banyak para fans mengirimkan petisi dan sejenisnya untuk mendatangkan idolanya ke Indonesia? termasuk para fans Running Man. Then guys, U do then u get it! Antusias fans yang begitu besar membuat kita berhasil dilirik oleh para produser Korea.
3. SBS knows. kalau ada salah satu episode di Running Man yang bertema “Garry Knows”, dengan datangnya tim Barefoot Friends ke negeri kita berarti SBS knows. SBS tahu bagaimana fans korea di Indonesia begitu menginginkan wilayahnya menjadi lokasi syuting. Dont worry, yang terpenting segala usaha kalian diketahui SBS.
4. Kalau SBS sudah tahu seberapa besar keinginan fans di Indonesia terhadap variety shownya, kita hanya tinggal menunggu lagi. Kita pun patut bersyukur dan berpikir lebih terbuka bahwa Tim BF bisa membuka jalan untuk PD-PD Running Man menjadikan Indonesia sebagai target lokasi syuting luar negeri selanjutnya.
Yang terpenting, hubungan Korea dan Indonesia yang sudah berusia 40 tahun ini memang terlihat makin mesra. Pemerintah kedua belah pihak semakin terbuka dan saling memperkenalkan budaya dan pariwisata satu sama lain. Indonesia patut bangga karena kita bisa lebih dikenal di mata internasional lebih luas lagi. Semoga saja, budaya dan pariwisata kita makin dikenal banyak pihak di luar sana lewat Barefoot Friends.

Credit:
written by @zeekyuryu
Follow us for more GIVEAWAYS and fun updates @EspresSeoul

Minggu, 16 Juni 2013

10 Bintang Korea Ini mata sipit Menghilang Ketika Tertawa

1. Onew SHINee
Leader SHINee, Onew memiliki suara emas yang begitu enak didengar. Sikapnya kadang juga tidak bisa diduga. Selain itu mata sipitnya menjadi ciri khas tersendiri dari penyanyi kelahiran 14 Desember 1989 ini.

2. Gikwang B2ST
Gikwang dikenal memiliki tubuh yang atletis meski tinggi badannya tidak terlalu mencuat. Suara emas dan kemampuan dance Gikwang juga patut diacungi jempol. Selain itu mata kecilnya membuat sosok Gikwang makin cute.

3. Jinwoon 2AM
Penyanyi yang pernah menjadi bintang drama Dream High ini meruapakan salah satu penyanyi yang memiliki mata sipit. Jinwoon tergabung bersama grup ballad 2AM, dan uniknya meski mereka grup ballad para membernya dikenal memiliki tubuh yang atletis.

4. Rain
Rain merupakan salah satu pria yang matanya bakal hilang ketika tersenyum. Namun kesan charming tetap kentara dari pria yang saat ini tengah menjalani kewajiban militernya tersebut.

5. Junho 2PM
Di awal debut 2PM banyak yang menyebut Junho mirip Rain. Mungkin karena mata keduanya sama-sama sipit. Demikian besarnya mata rupanya tidak berpengaruh kepada besar kemampuan pria ini ketika melakukan atraksi dance akrobatik.

6. Daesung
Member Big Bang ini dikenal dengan suaranya yang khas. Selain itu untuk fisik, Daesung memiliki mata kecil. Begitu tersenyum, mata Daesung tersebut seolah menghilang.

7. Kibum
Member Super Junior yang kini tidak aktif bersama grupnya ini dikaruniai senyum yang indah. Namun awas, jangan tinggalkan Kibum ketika tengah tertawa hanya karena matanya mendadak jadi terlalu kecil.

8. Lee Jun Ki
Aktor Lee Jun Ki langsung menggebrak lewat drama bersama Shin Min Ah berjudul Arang and The Magistrate. Pria seksi ini juga memiliki mata kecil yang seolah tertutup ketika tersenyum.

9. Kwanghee
Dari semua member ZE:A, Kwanghee tampaknya yang paling aktif menjalani kegiatan individual. Pria yang memiliki mata sipit ini mengaku pernah beberapa kali menjalani operasi plastik.

10. Sunggyu
Leader dari Infinite, Sunggyu masuk list pria bermata sipit namun tetap mempesona. Namun jangan sampai dikerjai member yang lain karena tidak bisa melihat ketika tertawa.

Inilah Rumor yang pernah membuat forum Allkpop heboh



Untuk sekedar tahu aja ya, ambil positifnya, buang negatifnya, ok?
Hal ini dikabarkan diungkapkan oleh seorang mantan stylist salah satu managemen besar di korea.

Tentang F (X)
Karir FX terselamatkan karena Khuntoria yang sangat sukses dikalangan penggemar.
Ikatan antar anggota FX sangat baik.
Luna seorang yang baik hati dan menyenangkan.
Kristal sangat moody dan sedikit manja.
Sulli lebih mudah disukai orang2 daripada krystal.
Victoria sangat ramah pada siapapun.
Amber humoris.
Amber memiliki hubungan agak buruk dengan salah satu anggota SNSD.

Tentang EXO
Member EXO tidak begitu dekat satu sama lain karena sibuk dengan gadget masing2.
Chanyeol memiliki pribadi ceria.
SM agak was was dengan EXO karena hasil promosi mereka tidak sehebat yang mereka harapkan.

Tentang SNSD
Yoona dan sebagian besar SNSD bersih dari skandal.
Anggota yang paling menyenangkan adalah Hyeyeon dan Seohyun.
Orang yang paling tidak menyenangkan adalah Jessica.
SM berpendapat bahwa SNSD adalah idol mereka yang paling sukses.
Sooyoung adalah pemeluk Kristen yang taat.
Jesica cukup sering berkencan dengan banyak selebritis korea.
Taeyeon pernah menangis karena dia tidak suka Gee?
Yuri punya hubungan yang baik dengan GD, TOP dan kebanyakan anggota 2PM.
Anggota SNSD dan FX pernah berpacaran dengan anggota Suju dan DBSK (yang sekarang pecah menjadi DBSK dan JYJ).
Sunny adalah orang tidak menyenangkan.
Banyak artis SM yang sebenarnya penggemar Big Bang.
Anggota SNSD cukup dekat satu dengan yang lain.

Tentang Super Junior
Tanpa Yesung, Suju tidak akan lengkap.
Anggota yang paling ramah adalah sungmin dan donghae.
Anggota yang paling menyebalkan adalah shindong.
Kangin bebas dari operasi plastic, kadi dia adalah seorang pria korea yang tampan, bahkan anak perempuan anggota pemerintah pernah mengajaknya berkencan.
Pemimpin sebenarnta di Suju adalah Heechul. Dia bilang “saat heechul masuk militer, Suju agak sedikit kacau”.
Anggota Suju pernah berpacaran dengan anggota SNSD setidaknya sekali.
Heechul sungguh menyukai Sohee.
Siwon mempunyai beban menjadi laki-laki sempurna untuk penggemarnya, jadi karakternya susah untuk ditebak.

Tentang Shinee
Minho seorang yang moody.
Dia selalu melihat siwon sebagai pedomannya.
Minho sering berkencan dengan artis Rookie.
Kepribadian Key ada atau tidak ada kamera cukup sama.

Tentang 2Ne1
2NE1cukup bersih.
Ikatan diantara para anggotanya juga sangat baik.
Sandara seorang yang pemilih dan pernah sekali berpacaran dengan actor terkenal.

Tentang BigBang
(Pembicara hanya bertemu BigBang di program music, tidak pernah menjadi stylist nya)
Seungri seorang playboy.
GD sungguh dingin, dia hamper tidak tersenyum di belakang panggung.
Daesung agak pendiam sejak insiden kecelakaan itu terjadi(tapi sekarang sudah kembali ceria lagi).
Kebanyakan idol pria iri dengan BIgbang.
Banyak sekali selebritis perempan mengejar BigBang, kebanyakan target mereka adalah GD dan TOP.

Tentang Infinite
Mereka adalah rookie paling menyenangkan saat ini.
Idol yang paling rendah hati di industry korea
Beberapa anggotanya berkencan dengan Stylistnya

Tentang 4 Minute
(pembicara hanya tahu sedikit tentang Hyuna),
Hyuna lebih suka bekerja bersama 4 minute ketimbang solo. Hyuna sempat beradu argument dengan managemen karena tidak ingin sendirian di program music.
Hyuna nyata tidak se-bitcy (liar) yang dilihat ditelevisi.
Hyuna memiliki karakter ramah.

Tentang Mblaq
Seungho orang yang moody.
GO dan Thunder agak lebih tenang.
Joon sedikit playboy.
GO pernah menjalin hubungan dengan seorang selebriti.
Joon juga berkencang dengan non-selebriti.
Tak satupun dari mereka yang pernah berpacaran dengan stylist mereka.

Tentang Beberapa Idol korea
Boa diprediksikan menjadi kandidat yang akan menjadi CEO SM nantinya.
Rain tidak playboy.
IU tidak selugu seperti yang dia tunjukkan di televisi.
Kim Hyun Joong orang yang sangat ramah.
Bekerja di industry korea benar-benar membuat gila, ijin sakit bukanlah alas an yang bisa diterima.
Para idol hanya diperlakukan sebagaimana layaknya bintang oleh para penggemar. Bagi agensi, mereka bukanlah siapa-siapa.
Super junior, Beast dan Big Bang tidak pernah beramah-tamah satu sama lain, hal ini terjadi juga pada SNSD, 2NE1, Kara dan WG.
Penggunaan obat-obatan doping semakin besar seiring meningkatnya popularitas mereka.
Kadang aku (pembicara) harus mendandani para idol sementara mereka tidur di kursi, mereka bahkan tidak makan dengan teratur, tidur selama 2 jam sudah sangat beruntung. Aku (pembicara) sedih sekali melihat hal itu.
Kasus mariyuana GD bisa dibilang sebagai alarm bagi kebanyakan idol untuk berhati-hati.
Seks dalam bisnis korea bukanlah hal baru.
CUBE Ent lebih senang merilis album solo hyuna karena dia menghasilkan lebih banyak uang daripada 4 minute.
Wonder Girl tidak sepopuler dahulu. Comeback mereka di korea cukup buruk. Mereka selalu kalah dengan FX elektrik shock.
Popularitas WG menurun dibandingakn era “Tell Me, So hot dan Nobody”.


Ulasan,
Admin mengamati setiap komentar yang ada. Ada yang menghujat author, ada yang pengen tahu info lebih lagi dll. Berikut Beberapa komentar dari pembaca:
Saya cukup yakin dengan artikel ini. Saya juga pernah mendengar dari beberapa teman saya yang punya kontak dengan K-netizen. Dari beberapa hal yang saya dengar, hamper sama dengan isi artikel ini.
Selama aku bergabung dengan beberapa forum K-netizen, aku mengamati kalau informasi mereka 90% akurat, cara kerja mereka ngalahin investigasi intelegen.
Saya tidak percaya dengan artikel ini.
Amber punya hubungan kurang dekat dengan salah satu member SNSD? Hmm, kalau emang benar, siapa ya? Aku uda brosing amber dan member SNSD, dan semuanya ada kecuali Jessica. Ada video pas FX diwawancara dan judulnya “amber scared of Jessica SNSD”. Mohon pencerahan, please.
80% saya tidak percaya artikel ini, 20% saja percayanya.

Cr: Hallyucafe.com

Sabtu, 15 Juni 2013

Finding Destiny *13 End


Judul: Finding Destiny
(Sekuel dari Eagle or Chicken? Diary)
Genre: Saeguk, Friendship, Romance
Part: 1- 13
Cast:
Park Shin Hye
Yoo Seung Ho
Bang chul yong / Mir MBLAQ
Lee Hongki (FT Islands)
Im Yoona (SNSD)

Ost: Davichi - Love oh Love

Part *13

Yoona memperhatikan pembicaraan hongki dan seungho.
''seungho akan menemui shinhye, aku harus melakukan sesuatu? Kau menggali lubangmu sendiri seungho ah'', kata yoona seraya tersenyum.

*krosakkkk* Tanpa sengaja yoona menginjak ranting kering, hongki langsung menoleh ke arah sumber suara namun yoona secepat kilat pergi dari tempat itu.


=Pondok Chulyong, di hutan=
Shinhye terlihat cemas di beranda pondok.
''chulyong ah, apa seungho akan benar2 datang menemuiku?'', tanya shinhye.
''segala cara akan seungho lakukan untuk menemuimu'', kata chulyong kemudian tersenyum.
Shinhye membalas senyuman chulyong dan terpancar kelegaan di wajahnya.

Chulyong pov
#segala cara yang aku lakukan, tidak akan mengubah shinhye berpaling menyukaiku. Cintanya pada seungho begitu besar. Dia adalah istri yang setia, Ya sangat setia. Shinhye benar2 mengubah hidupku. Kenapa aku begitu mencintai wanita yang sudah bersuami? ini benar2 gila#end.

''chulyong? Hei bang chulyong?'', kata shinhye seraya mengibaskan tangannya ke arah wajah chulyong,
Namja itu berkedip dan tersadar dari lamunannya.
''waeyo?'', kata chulyong.
''kau memikirkan apa? Sejak awal, aku ingin bertanya satu hal padamu''.
''katakan!''.
''apa kau memiliki keluarga?''.
''keluargaku adalah mereka, kau dan siapapun yang berlaku baik padaku. Aku rasa aku lahir dari batu seperti sunggokong karena sampai sekarang aku tidak tahu dimana orang tuaku''.
''apa kau menyesal dengan hidupmu?''.
Chulyong menggeleng, ''ciri orang yang tidak mensyukuri hidup adalah senang menggerutu dan mudah menyesal. Orang yang tegar tengkuk akan jauh dari berkat''.
Shinhye mengacungkan ibu jarinya dengan bangga.

''saat aku masih kecil, aku sering bertanya pada orang dewasa yang kutemui'', kata chulyong.
''apa yang ingin kau tanyakan? Dan apa kau sudah menemukan jawabannya?'', tanya shinhye.
''aku bertanya adakah malaikat Tuhan yang tampak nyata di dunia ini, yang bisa aku lihat dan perkataannya selalu Tuhan dengar''.
''itu sangat mudah. Jawabannya: eomma!''.
''tapi bagaimana denganku? Berarti aku tidak pernah melihat malaikat yang nyata?''.
''anggap saja aku ibumu''.
''halsu eobseo! Kau aneh sekali''.
Shinhye tertawa,


=rumah yoona=
Yoona mencari ayahnya di rumah.
''kenapa ayah tidak ada? Apa ayah ada di biro keamanan?'', guman yoona.

Yeoja itu bergegas pergi ke biro keamanan.


=biro keamanan joseon=
Tuan im sedang merundingkan penangkapan gerombolan perampok yang di pimpin bang chulyong.
''tapi tuan, bang chulyong dan anak buahnya tidak terdengar lagi aksi kejahatannya'', kata seorang pria anggota biro keamanan.
''apakah seorang penjahat yang tidak melakukan kejahatannya lagi bisa dikatakan dia tidak lagi penjahat? Kalau begitu aku akan menjadi seorang penjahat'', kata tuan im.
''bukankah didalam aturan hukum biro keamanan seperti itu? Apabila dalam waktu 3 bulan, gerombolan perampok yang sudah hiatus dengan aksinya akan dinyatakan bebas dari DPO biro keamanan''.

Seorang prajurit biro keamanan datang menemui tuan im.
''putrimu menunggu di luar'', kata prajurit itu.

Tuan im keluar dari ruangan itu lalu menemui yoona.
''yoona ah, ada apa kau mencariku?'', tanya tuan im.
''ayah, besok seungho akan diam2 menemui shinhye. Ayah, ayo rencanakan sesuatu'', kata yoona.
''ne! kau tidak perlu khawatir. Aku sudah punya rencana untuk itu''.
''ayah, apa yang kau rencanakan?''.
Tuan Im tersenyum,


=keesokan harinya, menjelang fajar=
Hari ini adalah perayaan ulang tahun ibu suri.
Terdengar suara lamat-lamat didekat kamar tidur hongki di sekolah seni.
''apa? ada yang mencoba mencelakai ibu suri?'', kata seorang prajurit penjaga.
''ya, kita harus ke sana, apakah ibu suri baik2 saja? Padahal ini hari ulang tahunnya'', kata seorang prajurit yang lain.

Hongki membuka matanya dan mencoba memastikan apa yang didengarnya.
''ada yang ingin mencelakai ibu suri?'', guman hongki.

Hongki bergegas bangun dari tempat tidurnya.
''aku harus menemui seungho'', kata hongki.


=paviliun seungho=
Seungho sudah bersiap untuk bergegas pergi ke padang menemui shinhye.
Tiba2, terdengar suara prajurit mengetuk pintu paviliunnya.
''apa yang kau lakukan? Ini masih fajar! Kau menganggu tidurku'', kata seungho berpura2 terganggu dengan kedatangan prajurit itu.
''putra mahkota, ada yang mencoba mencelakai ibu suri'', kata prajurit itu.
''mweo?'', kata seungho sontak kaget.
''ne! aku akan segera ke paviliun ibu suri'', kata seungho lagi.

Seungho masuk kembali ke dalam paviliunnya.
''Kenapa aku langsung percaya? Ibu suri punya taktik untuk memisahkan aku dengan shinhye'', guman seungho.
''tapi bukankah ibu suri tidak tahu aku akan menemui shinhye? Aiss!! Apa yang harus aku lakukan?'', guman seungho lagi.

Lamunan seungho buyar ketika ada seseorang mengetuk pintu paviliunnya.
''kau? Wae guraeyo?'', kata seungho saat melihat hongki pagi2 ada di paviliunnya.
''seungho ah, aku dengar ada yang mencoba mencelakai ibu suri'', kata hongki dengan nafas terengal.
''apa mungkin itu hanya taktik?''.
''aiss!! Kau lihat, nafasku terengal. Ini karena aku berlari begitu cepat untuk segera memberitahumu. aku mendengar dari prajurit istana''.
''kau juga mendengarnya? Berarti ibu suri memang dalam bahaya'', kata seungho lalu berlari dari paviliunnya.
''bukankah kau akan menemui shinhye'', seru hongki.

Langkah seungho terhenti lalu menoleh ke arah hongki.


=di sebuah padang rumput=
Shinhye menyusuri jalanan ke padang rumput dengan lenteranya dan ditemani oleh chulyong.
''chulyong ah, kau masih yakin kan bahwa seungho akan menemuiku?'', tanya shinhye.
''aku yakin'', jawab chulyong singkat.
''kalau begitu, kembalilah ke pondok''.
''apa kau akan baik2 saja jika ku tinggalkan?''.
Shinhye mengangguk.
''bawa lenteramu jaga jangan sampai padam. Untuk menunjukkan bahwa kau ada di sini dan seungho bisa melihatmu. Jika ada orang asing yang mencoba mendekatimu, langsung padamkan lenteramu dan segeralah bersembunyi di tempat tidak terlihat'', kata chulyong.


Shinhye duduk di rerumputan menyaksikan matahari terbit dari ufuk timur.
''ini baru pertama kali ku lihat'', kata shinhye tersenyum.
''hal yang pasti di dalam hidup adalah waktu terbitnya matahari dan terbenamnya'', guman lalu memejamkan matanya.
Shinhye memadamkan lenteranya karena sekeliling padang sudah terlihat lamat2 karena pantulan sinar matahari.

''aku merasa semakin hangat'', kata shinhye.

*krosakk srakk srakk*
Terdengar langkah kaki dengan suara yang bergesekan dengan rerumputan.

Shinhye teringat pesan chulyong.
''tapi mungkin saja itu seungho'', guman shinhye.

Shinhye menoleh dan mencoba melihat ke arah sumber suara yang tampak remang2.
''seungho ah??'', kata shinhye untuk memastikan bahwa itu adalah seungho.

Tidak terdengar suara sahutan kecuali suara langkah kaki semakin mendekat ke arah shinhye.
''yoona ah??'', seru shinhye melihat sosok yang semakin mendekat padanya adalah im yoona.

Yoona tersenyum ke arah shinhye dengan tatapan tajam.
''kau menunggu seungho? Maaf, seungho tidak bisa datang. Apa kau kecewa?'', kata yoona.
''apa tujuan datang kemari? Bagaimana kau bisa tahu bahwa aku akan menemui seungho disini?''.
''apa kau pikir seungho ingin menemuimu? Sifat seseorang bisa berubah hanya dalam waktu tiga detik''.
''aniyo. Seungho tidak akan melupakanku dalam waktu tiga detik''.
''kalau seungho mencintaimu, dia sudah menemuimu sejak dulu dan tidak hanya sekarang saat kau memberi sebuah pesan padanya''.
''Bagaimana kau bisa tahu aku memberi sebuah pesan pada seungho?''.

Yoona semakin mendekat ke arah shinhye hingga membuat yeoja itu ketakutan.
''yoona ah, bukan seungho yang berubah dalam tiga detik, tapi kau. Kau berubah! Kau bukan yoona yang ku kenal saat kita masih di sekolah seni'', kata shinhye.
''mweo?'', ucap yoona kemudian menghentikan langkahnya.
''yoona ah, ada yang ingin aku katakan padamu, satu hal,,,,''.

Belum selesai shinhye berbicara, yoona sudah memotong pembicaraan shinhye.
''satu halpun tidak ingin ku dengar darimu'', kata yoona.

Yoona mengambil sebuah pisau dari balik hanboknya.
Dan
*cleeepppp*
Yoona menusuk shinhye dengan sebilah pisau ke arah perut shinhye.

Hal yang tidak diduga shinhye bahwa yoona tega melakukan hal itu.

*tesssssss*
Air mata shinhye menetes dengan sisa tenaganya shinhye meraih lencana kerajaan yang tersemat dihanbok yoona tanpa yeoja itu sadari.
''satu hal yang ingin ku katakan sejak dulu, aku mengasihimu'', kata shinhye lalu rebah di rerumputan.

Yoona begitu ketakutan saat melihat shinhye rebah dengan bersimbah darah kemudian ia lari dari tempat itu.

''Tuhan, ampuni dia. Karena dia tidak tahu apa yang telah dia lakukan'', ucap shinhye lirih.


=Paviliun ibu suri=
Ibu suri langsung memeluk seungho ketika dilihatnya seungho datang ke paviliunnya.
''ibu suri jangan cemas'', kata seungho.
''apa yang terjadi disini?'', tanya seungho pada dayang istana.
''ada seseorang yang mencoba meracuni ibu suri'', jelas dayang itu.
''mweo? Bagaimana kau bisa menyimpulkan hal itu''.
''putra mahkota, aku melihat warna teh ku terlihat berbeda'', kata ibu suri.

Seungho meminta seorang dayang menunjukkan teh yang diduga telah tercampur racun itu.
''sekarang, buatkan aku teh yang biasa ibu suri minum'', perintah seungho.

Hongki tidak berlari ke arah kamar paviliun ibu suri, melainkan pergi ke arah dapur.
Dilihatnya tuan im dan anggota biro keamanan sedang mencoba menyelidiki kasus racun yang ada didalam teh itu.

Tanpa sengaja, hongki melihat tuan im mengeluarkan sebuah bungkusan lalu dilemparkan di bawah meja dapur tanpa diketahui para prajurit.

Hongki cepat2 bersembunyi ketika tuan im menoleh memastikan suasana aman.
''apa isi bungkusan itu? Terlihat mencurigakan'', batin hongki.

Tidak berapa lama, seorang prajurit menemukan bungkusan yang dilemparkan tuan im kebawah meja.
''tuan im, kami menemukan sesuatu'', kata prajurit itu sambil menunjukkan bungkusan kecil yang ia temukan.
''ini terlihat mencurigakan'', kata tuan im pura2 tidak tahu.


Seungho mengamati cangkir yang berisi teh beracun dan teh yang baru saja dibuat dayang istana.
''apa kau yang selalu membuat teh ini untuk ibu suri?'', tanya seungho.
''ne! tapi putra mahkot, saya tidak akan mencelakai ibu suri'', kata dayang itu ketakutan.

Seungho memperhatikan dua cangkir teh itu.
''kau lihat warna teh ini sama'', kata seungho.
''Sungguh saya tidak mencoba mencelakai ibu suri dengan memberinya racun'', kata dayang itu.

''ibu suri, apakah tentang racun dalam teh itu hanya kesimpulan anda sendiri?'', tanya seungho pada ibu suri.
''putra mahkota, aku sudah minum teh ini setiap pagi dan itu ku lakukan selama berpuluh tahun'', kata ibu suri.

Seungho menatap dayang dapur istana yang sudah sangat ketakutan itu.
''apakah ada yang aneh saat kau berada di dapur?'', tanya seungho.
''tadi waktu saya merebus air untuk membuat teh, saya mengambil teh yang ditaruh diluar dapur untuk mendapat embun alami karena itu akan membuat teh menjadi lebih enak dan kaya manfaat, tapi....''.
''tapi apa?''.

Ketika dayang itu hendak menjelaskan apa yang terjadi setelah itu, rombongan biro keamanan datang menemui ibu suri.
''biro keamanan menemukan bungkusan ini di dapur'', kata tuan im sambil menunjukkan bungkusan yang ia bawa.
''cepat buka'', perintah seungho.

Anggota biro keamanan membuka bungkusan itu lalu seungho memerintahkan tabib istana mengecek kandungan bubuk yang ada diwadah bungkusan itu.
''ini pasti dilakukan oleh orang dalam. Satu2nya orang yang punya kesempatan melakukan hal ini adalah dayang itu!'', kata tuan im sambil menunjuk ke arah dayang istana.
''kenapa anda begitu yakin bahwa bungkusan itu berisi racun?'', tanya seungho.
''eung, itu,,,'', tuan im terlihat gelagapan.
''putra mahkota, setelah kami cek, serbuk itu adalah racun arsenik. Racun arsenik akan berubah warna jika berikatan dengan senyawa antioksidan'', kata tabib itu lalu keluar dari ruangan itu.
(author ngarang ah wkwk, tidak ada waktu untuk survey di simbah google #plak)

Diluar ruangan, tabib itu bertemu dengan hongki.
''tabib, apakah itu benar racun arsenik?'', tanya hongki.

Hongki keluar dari istana joseon.

=didalam ruangan paviliun ibu suri=
''nah benar bukan dugaanku, kau jangan curiga dulu padaku. Putra mahkota, seharusnya kau malu'', kata tuan im.
''aku tidak mencurigai anda, tuan im?'', kata seungho.
''oh apa yang terjadi setelah kau mengambil teh itu diluar dapur?'', tanya seungho pada dayang istana.
''kau tidak perlu bertanya apapun lagi padanya. Karena jelas2 hanya dayang ini kemungkinan pelakunya. Yang berhak mengusut kasus ini adalah biro keamanan'', seru tuan im.
''ceritakan apa yang terjadi'', tanya seungho lagi tanpa memperhatikan ucapan tuan im.
''ketika saya mengambil teh dari luar, saya langsung masuk ke dapur dan melihat bayangan hitam menyelinap didalam dapur. Saya bergegas memberitahukan pada pasukan penjaga istana untuk mencari bayangan hitam itu. Saya yakin ada seseorang yang mencoba masuk ke dalam dapur'', jelas dayang itu.
''apa kau membuat teh ini dari ceret yang sama?'', tanya seungho.
''ya, saya membuat teh ini dari rebusan air ceret yang sama''.
''tolong ambilkan ceret yang dimaksud itu''.
Dayang itu lalu berjalan keluar ke arah dapur istana.

Tak berapa lama, rombongan pasukan kerajaan istana tiba ditempat itu sambil menangkap seorang berbaju hitam dengan ciri mirip seperti yang diceritakan dayang istana itu.
''kami berhasil menangkap pria yang diduga menyusup ke dalam dapur istana'', kata kepala pasukan.

Tuan im memperhatikan orang berbaju hitam itu.
''kenapa dia bodoh sekali. Aiss!! Tenang, kau harus tenang'', batin tuan im.

Kepala pasukan membuka penutup kepala orang berbaju hitam itu.
''siapa yang menyuruhmu melakukan ini?'', tanya seungho.

Pria berpakaian serba hitam itu hanya menunduk.
''siapa yang menyuruhmu?'', teriak seungho.
''putra mahkota, apa kau sadar bahwa pakaian pria ini mirip dengan gerombolan yang dipimpin bang chulyong?'', tanya tuan im untuk mencegah pria itu mengakui kebenaran yang terjadi.
''apakah di seluruh joseon, orang berbaju hitam hanya gerombolan bang chulyong?'', tanya seungho pada tuan im.

Seungho mengambil pedang yang tersemat di salah satu pinggang prajurit penjaga lalu mengacungkannya ke arah pria berpakaian hitam itu.
''katakan padaku siapa yang menyuruhmu melakukan ini!! Mata pedang ini hanya beberapa inchi dari lehermu, aku bisa dengan mudah menebas lehermu!'', seru seungho.
''yang menyuruhku adalah pria itu'', kata pria berbaju hitam itu sambil menunjuk ke arah tuan im.

Semua orang yang ada di tempat itu menoleh ke arah tuan im.
''aku kena fitnah. Oh tidak, kau berani menfitnah kepala biro keamanan joseon?'', teriak tuan im.
''tuan im??'', kata ibu suri begitu terpukul karena orang kepercayaannya diduga melakukan rencana pembunuhan pada dirinya.
''tidak mungkin aku berani mencelakai ibu suri'', kata tuan im membela diri.

Disaat yang sama, hongki masuk ke ruangan ibu suri.
''aku melihat tuan im meletakkan bungkusan itu dibawah meja dapur'', seru hongki.
''apa??'', kata seungho.
''sepandai2nya tupai melompat pasti akan jatuh juga. walau anda seorang kepala biro keamanan, anda juga bisa tertangkap dan menjadi seorang tawanan'', kata hongki.

Tuan im mengambil pedang yang tersemat dipinggangnya lalu mengacungkannya ke arah hongki.

Semua prajurit serentak mengarahkan pedangnya pada tuan im.
''kau mencoba menfitnahku!!'', seru tuan im.

Kemudian, dayang istana yang ditugaskan mengambil ceret rebusan air kembali dari dapur.
''putra mahkota, ini ceretnya'', kata dayang itu.

seungho membuka tutup ceret dan dilihatnya air rebusan itu tidak berwana/jernih.
Seungho meminta teh kering didalam cangkir lalu menuangkan air dari ceret itu dan sontak air teh itu berubah warna menjadi merah pekat.
''racun arsenik itu dimasukkan ke dalam ceret air ini'', selidik seungho.
''anda pasti mengenal orang ini, tuan im'', kata hongki sambil menarik ke dalam seorang tabib.

Tuan im begitu terkejut melihat tabib yang memberinya racun arsenik itu ada disana.
''bagaimana bisa,,,,,'', pekik tuan im.
''anda kenapa bodoh sekali, racun arsenik hanya dimiliki oleh tabib dari selatan. Dan anda tahu, tabib dari selatan hanya tabib ini'', terang hongki.
''tuan im, anda tidak bisa berkelit lagi. Anda ditangkap karena percobaan pembunuhan terhadap ibu suri'', kata seungho.

''lepaskan!'', teriak tuan im meronta saat prajurit biro keamanan mencoba menangkapnya.

Tuan im dibawa ke biro keamanan.

Ibu suri masih terlihat syok dengan kenyataan yang baru dialaminya.

Seungho dan hongki keluar dari paviliun ibu suri.
Dilihatnya yoona berlari kencang ke arah rumahnya tanpa memperhatikan keberadaan hongki dan seungho.

''kenapa dia lari seperti dikejar beruang? Uhm mungkin dia sangat ketakutan karena ayahnya tertawan'', kata hongki.
''kita perlu menyelidiki yoona'', kata seungho.
''aigo! Aku harus menemui shinhye. Dia sudah terlalu lama menungguku'', kata seungho lagi.
''ne. Aku akan menyelidiki yoona dan kau menemui shinhye'', kata hongki.

Seungho berlari ke arah paviliunnya mengambil perbekalan yang ia butuhkan selama diperjalanan.

Saat berjalan diarah belokan paviliunnya, Ia melihat seorang yeoja berdiri di depan paviliunnya. Seorang yeoja yang sangat dikenalnya berdiri menghadap ke arah paviliun lalu berpaling menoleh ke arah seungho.
''shinhye ah??'', seru seungho.

Sosok yeoja itu adalah shinhye,

Shinhye tersenyum.

Seungho berlari lalu memeluk gadis itu.
''bagaimana kau bisa kemari shinhye ah. Mianhae jeongmal mianhae'', kata seungho.
''waktuku tidak banyak seungho ah'', ucap shinhye lirih.
''aniyo, kau tidak akan kemana2 lagi, kau akan kembali ke istana''.

Shinhye tersenyum lalu meneteskan air matanya.
Shinhye memeluk tubuh seungho erat.

''aku mencintaimu shinhye ah'', kata seungho.
Shinhye mengangguk dan masih terus meneteskan air mata.

Seungho dan shinhye berjalan menyusuri jalan setapak ke arah taman istana.
Shinhye memandang sebuah pohon rindang, tidak jauh dari tempatnya berdiri.
''dulu aku sempat berpikir bahwa aku tidak akan bisa sama sepertimu, kau pintar, kau memiliki segalanya'', kata shinhye.
''aku duduk di bawah pohon itu, memandangmu duduk makan dengan yoona. Aku berpikir aku tidak akan bisa seperti yang ku lihat. Aku tidak mampu jika harus berdiri dengan seseorang sepertimu, kau seorang putra mahkota dan aku hanya anak seorang dayang istana'', kata shinhye lagi.
''kau berpikir seperti itu? Bukankah dulu aku berpikir bahwa hidup bersamamu adalah hal yang mustahil'', kata seungho.
''tapi kau hidup bersamaku karena kutukan. Aku mengutukimu''.
''tidak! Kau adalah anugerah''.
Seungho dan shinhye berjalan ke arah pohon rindang itu.

Seungho mengambil sebuah benih di bawah pohon.
''jangan pernah berpikir kau kecil dan tampak biasa2 saja. Kau bisa melihat pohon besar itu? Batangnya sangat kokoh, dahan dan rantingnya dulu ia berasal dari benih sekecil ini''.
''ketahuilah shinhye ah, benih ini menyimpan segalanya. Benih ini menyimpan batang yang kokoh, daun yang rindang dan akar yang kuat'', kata seungho lagi.

Yeoja itu mengambil benih itu kemudian ditaruhnya diatas telapak tangan.
''untuk menjadi besar, pohon ini hanya butuh angin, air dan cahaya matahari'', kata shinhye.
''jangan pernah malu dengan keterbatasan. Jangan pernah bersedih dengan ketidaksempurnaan. Karena Tuhan menciptakan kita dengan penuh keistimewaan'', kata seungho.
''Tuhan akan menjadikan kita istimewa, kadang dengan menghembuskan angin -masalah-, derasnya air -ujian- dan teriknya matahari -persoalan-'', kata seungho lagi.

Hongki melihat seungho berjalan ke arah taman yang terletak tidak jauh dari sekolah seni.
''aiss, dia pergi kemana??'', gerutu hongki.

Hongki hendak menghampiri seungho, seorang murid sekolah seni memanggil hongkinya.
''seonsaengnim?'', panggil murid itu.
''mweo?'', kata hongki.
''kau harus mengajar di kelas''.


=diluar istana, di sebuah pondok=
Chulyong terlihat khawatir melihat shinhye tidak kunjung kembali karena matahari sudah lumayan tinggi.
Chulyong memutuskan untuk mencari shinhye di padang.


=taman istana joseon=
Shinhye dan seungho berdiri di dekat kolam ikan dan disisi mereka banyak sekali pohon sakura yang sedang mekar.
Seungho menggandeng erat tangan shinhye.
''seungho ah, hari ini bunga sakura mekar. Ini adalah awal musim semi. Awal kehidupan. Takdir tidak dicari tapi ditemukan. Karena takdir lebih dulu ada. Dan kita punya kesempatan mengubahnya'', kata shinhye.
''apa yang kau bicarakan?'', tanya seungho heran.
''aku mencintaimu. aku ingin selalu ada di sisimu dan bila takdirku berubah, aku ingin kau tahu bahwa aku mencintaimu. Di kehidupan yang akan datangpun aku ingin tetap mencintaimu'', kata shinhye lagi.

Seungho masih begitu keheranan dengan ucapan shinhye.

Seungho menatap shinhye.
''takdirmu tidak berubah, karena kau akan tetap disisiku'', kata seungho.

Seungho semakin mendekatkan wajahnya ke wajah shinhye dan..
*kiss*
Mereka berdua berciuman.

Dengan mekarnya bunga sakura yang masih kuncup, tubuh shinhye lamat2 mulai menghilang. Tubuh Shinhye berubah menjadi kerlipan2 sinar seperti pantulan sinar matahari.

Seungho membuka matanya karena merasa bahwa shinhye tidak ada bersamanya.


=di Padang rumput=
Chulyong mencari sosok shinhye dan dilihatnya seorang yeoja tergeletak berlumuran darah dengan luka tusukan di perutnya.
Tangan shinhye masih menggengam lencana kerajaan milik yoona.
''shinhye ah! Shinhye ah!'', chulyong sangat panik dan berusaha memanggil2 nama yeoja itu.

Chulyong melihat lencana yang berlumuran darah yang ada digenggaman tangan shinhye.
''lencana ini? Aku pernah melihatnya'', ucap chulyong seraya memasukkan lencana itu ke dalam saku bajunya lalu menggendong shinhye di punggungnya.

Chulyong membawa shinhye ke istana dengan berlari sekuat tenaga.
(ost lee seul bi - the person i will love)

''ijinkan aku masuk, shinhye terluka'', teriak chulyong.
''tidak bisa'', kata penjaga pintu gerbang.

Chulyong memaksa menyerobot masuk ke dalam istana walau banyak prajurit mengepungnya.

Seungho menengok ke sekeliling memastikan shinhye masih ada di tempat itu.
Seungho tidak juga menemukan shinhye lalu mencoba lari ke arah gerbang istana.
Dilihatnya chulyong sedang berlutut dengan seorang yeoja digendongannya.
''turunkan pedang kalian!'', teriak seungho.

Chulyong menoleh ke arah seungho.
''seungho ah, apa yang kau lakukan? Kau membiarkan shinhye terluka'', teriak chulyong.
''mweo?'', seungho mencoba memastikan yeoja itu dengan mendekati chulyong.
''shinhye ah??'', seru seungho mengetahui yeoja itu adalah shinhye.

Seungho membawa shinhye ke tempat tabib istana.

Saat shinhye menjalani perawatan oleh tabib, chulyong menyerahkan lencana yang ia temukan pada seungho.
''aku menemukan ini didekat shinhye, apa kau mengenalnya??'', tanya chulyong.
''lencana ini? Lencana ini milik yoona!'', pekik seungho.

Ketika hendak pergi dari tempat tabib itu, tabib istana keluar dari kamar perawatan dan memanggil seungho.
''putra mahkota?'', kata tabib istana.
''ne, bagaimana keadaan shinhye?'', tanya seungho.
''putri park,, mianhamnida saya sudah berusaha dan nyawa putri park tidak tertolong. Dia banyak kehabisan darah''.

Ucapan tabib istana membuat seungho dan chulyong kaget dan begitu terpukul.

Seungho menarik krah baju tabib itu.
''masuk ke dalam lagi dan aku ingin shinhye hidup! Cepat lakukan!'', teriak seungho.

Tabib istana menggeleng dengan penuh rasa takut.
''apa aku terlihat seperti Tuhan yang bisa menghidupkan orang mati? Putra mahkota, sadarlah!''.

Seungho masuk ke dalam kamar itu dan melihat shinhye terbaring dengan memejamkan matanya.


Chulyong berlari ke arah rumah yoona untuk memastikan gadis itu ada disana.
Rumah yoona terlihat sepi, chulyong menerobos masuk ke dalam rumah.
Dilihatnya yoona terduduk sambil memegang kepalanya, raut wajahnya nampak sangat ketakutan.

Kemudian yoona melihat chulyong lalu tersenyum2 tanpa alasan yang jelas.
''aku berhasil membunuhnya'', kata yoona lalu tertawa sendirian.

Ya, im yoona mengalami gangguan kejiwaan.
''kau gila??'', kata chulyong.


Seungho menangis tersedu di tempat tabib istana, kemudian rombongan ibu suri datang menemui seungho.
''putra mahkota??'', sapa ibu suri.
''apakah ini akan membuat anda senang dan kematian shinhye adalah kado terindah untuk anda karena anda berhasil memisahkan aku dan shinhye?'', teriak seungho.
''aniyo, seungho ah'', ibu suri sangat merasa bersalah atas kematian shinhye.
''seungho ah maafkan aku'', kata ibu suri lagi.
Seungho hanya tertunduk.


Mendengar kabar shinhye telah kembali ke istana dan kabar bahwa shinhye ditusuk yoona hingga tewas, membuat hongki yang sedang mengajar di sekolah seni begitu terpukul.


beberapa waktu kemudian,
Tuan im dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan yoona karena mengalami gangguan kejiwaan di asingkan disebuah pulau terpencil.


Seungho, hongki dan chulyong berdiri disebuah makam yang berada diatas bukit.
*park shinhye, beristirahat dalam damai*

''aku sampai saat ini tidak percaya bahwa shinhye benar2 menemuiku, tapi aku percaya bahwa shinhye tetap mencintaiku dan dia berdiri di sisi kanan Tuhan, memperhatikanku'', kata seungho.
''shinhye adalah segalanya'', kata hongki.
''shinhye berhasil mengubahku menjadi seperti rajawali'', kata chulyong.

Sing a song>
Aku terbang tinggi bagai rajawali. Mesti bumi bergoncang dan badai menerjang, ku kan terbang tinggi bersamaMu.

#ini adalah kisahku. Kisah cintaku dengan yoo seongho dan kisah persahabatanku dengan bang chulyong dan lee hongki. Kisahku berawal saat aku mencari jati diri ketika hidup di istana joseon, lalu aku menemukan cinta, menemukan persahabatan, mendapat keajaiban yang mungkin hanya aku yang mengalaminya. Cintaku dengan seungho terpisah oleh maut dan aku tetap berbahagia karena disaat perpisahan itu terjadi aku tetap mendapati diriku masih mencintai seungho.
Untuk tiga orang yang ku cintai, Jalani hidup kalian dengan dengan takut akan Tuhan, aku akan menunggu kalian di sisi surga. Tuhan mengasihimu#

*End

Pesan:
Jangan menabur angin jika tidak mau menuai badai karena Kau akan menuai dari apa yang kamu tabur.

Hal yang terbesar didalam hidup adalah mengampuni, seperti Tuhan mengampuni dosamu demikian juga kamu harus mau mengampuni orang lain seberapapun besar kesalahannya.
Karena dengan mengampuni, kamu memberikan yang terbaik dari dirimu.

Finding Destiny *12


Judul: Finding Destiny
(Sekuel dari Eagle or Chicken? Diary)
Genre: Saeguk, Friendship, Romance
Part: 1- 13
Cast:
Park Shin Hye
Yoo Seung Ho
Bang chul yong / Mir MBLAQ
Lee Hongki (FT Islands)
Im Yoona (SNSD)

Ost: Davichi - Love oh Love

Part *12

Shinhye sedang menulis dua buah surat untuk seungho dan ibu suri di padang rumput.

''akhh'', pekik shinhye ketika merasakan sakit di perutnya.

Shinhye tersungkur di rerumputan sambil menahan sakit. Surat yang digenggamnya pun terjatuh.


=Istana Joseon=
-Deg- Dada Seungho tiba2 terasa sesak.
Seungho memandang sekeliling paviliunnya.
Sejak keluar dari penjara, seungho belum menemui ibu suri padahal 1 hari lagi pesta perayaan ulang tahun ibu suri.
''kenapa dadaku terasa sesak, apa yang terjadi, tiba2 aku memikirkan shinhye. Tuhan jaga shinhye untukku, jangan kau ingat dosaku dan dosa istriku, tapi tolong ingat keteguhan hati kami padaMu'', kata seungho.

Tiba2, langit menjadi mendung dan tak lama kemudian hujan turun dengan lebatnya.

Seungho keluar dari paviliunnya dan melihat hujan yang cukup deras mengguyur joseon.
''aku tidak cukup baik menjadi suami shinhye. Seharusnya aku menjaganya apapun yang terjadi. Tapi aku seperti pengecut hanya karena takut ancaman'', batin seungho.


=Padang Rumput, di luar joseon=
*tiktiktiktik* Titik-titik air hujan menerpa wajah shinhye yang tergeletak di rerumputan.


Di pondok, Chulyong begitu panik melihat shinhye tidak juga kembali.
''hongki ah, aku akan mencari shinhye'', kata chulyong.
Hongki mengangguk, ''aku ikut mencarinya''.
''tidak perlu, kau tetaplah disini, aku akan secepatnya kembali''.

Hujan masih sangat deras, Chulyong berlari ditengah hujan. Hongki memandang chulyong yang lama kelamaan hilang dari pandangannya.

Hongki pov
#Tuhan terima kasih, shinhye kau beradakan disisi banyak orang yang menyayanginya. Ketika aku tidak melihat shinhye, aku percaya shinhye berada di tempat yang aman. Chulyong begitu tulus mengasihi shinhye, walau sangat jelas bahwa cinta shinhye hanya untuk seungho. Aku tidak ingin hidup shinhye diberi akhir yang tragis, setidaknya beri shinhye kebahagiaan yang sangat dirindukannya#end.


Chulyong berlari ke arah padang rumput lalu melihat sosok yeoja tergeletak di rerumputan.
''shinhye ah! Shinhye ah!'', panggil chulyong.

Shinhye tidak juga membuka matanya, lalu chulyong menggendong shinhye di punggungnya.

Surat milik shinhye tergeletak di rerumputan dan terendam air hujan.


=rumah sebuah tabib di luar istana=
Tuan im dan yoona berada di rumah seorang tabib.
''apakah racun ini bisa membunuh ibu suri?'', tanya tuan im.
''ya seperti yang anda inginkan'', kata tabib itu.

Yoona memandang ayah yang sedang tertawa lebar dengan resah.
''apa yang ayah rencanakan sangat berbahaya'', kata yoona.
''kau tidak perlu khawatir. Kau ingin memiliki seungho bukan? Jika joseon bisa kita kuasai, kau bisa memiliki seungho, pria yang tidak tahu diri itu''.
''ayah jangan katakan seungho pria yang tidak tahu diri!!''.
''jelas dia tidak tahu diri. kenapa seungho tidak memilihmu, kau pintar, cantik dan berasal dari keluarga bangsawan. Sedangkan shinhye apa? Dia tidak lebih hebat darimu''.
''bedanya, seungho menganggapku wanita jahat. Ini semua karena ayah!''.
''diam kau!! Aku melakukan ini semua demi kau yoona ah''.

Tuan im menerima botol kecil yang berisi ramuan racun dari tabib itu.
''putriku, lakukan yang menjadi bagianmu'', kata tuan im.
Yoona hanya terdiam.
''kenapa ayah mendapatkan apa yang ia inginkan harus dengan membunuh orang! Aku tidak menyukainya'', batin yoona.


=Padang Rumput=
Chulyong berlari ditengah hujan sambil menggendong shinhye, hongki yang menunggu di beranda pondok milik gerombolan chulyong melihat namja itu sedang menggendong seorang gadis.
''mweo? Shinhye ah!!'', kata hongki panik.

Chulyong masuk ke dalam pondok lalu membaringkan shinhye di tempat tidur.
''kau keluar dulu, aku ingin mengganti pakaiannya'', kata chulyong.
''mweo? Aniyo!!'', kata hongki.
''hyaaa kau ingin shinhye mati kedinginan?'', teriak chulyong.
''aku tidak rela shinhye diganti pakaiannya olehmu, enak saja'', protes hongki.

*pletak* Chulyong memukul kepala hongki.
''kau membuatku emosi, aku lebih tahu shinhye daripada kau'', kata chulyong.
''mweoya?? Aku tahu shinhye lebih dulu daripada kau'', kata hongki.
''aiss!!''.

Chulyong mendorong tubuh hongki keluar kamar lalu mengunci dari dalam.
''aisss!! Chulyong ah!!'', teriak hongki.

Chulyong memandang shinhye lalu mulai melepas hanboknya satu per satu.
''maafkan aku shinhye ah'', guman chulyong.

Chulyong mencari hanbok di sebuah karung, sisa penjarahannya waktu dulu.
''ya ada, ternyata aku menyimpan hanbok ini ada gunanya'', kata chulyong tersenyum.

Hongki terlihat resah di depan pintu kamar.
''hyaa chulyong ah, kenapa lama sekali, apa yang kau lakukan?'', teriak hongki.

Tak lama kemudian, chulyong membuka pintu kamar itu.
''kau berteriak seperti orang gila!'', kata chulyong.
''karena aku sangat khawatir pada shinhye'', kata hongki kemudian melihat shinhye sedang berbaring di tempat tidur.


=istana joseon, paviliun ibu suri=
Para dayang istana paviliun ibu suri sedang menyiapkan pesta ulang tahun ibu suri.
Seungho memandang hiruk pikuk para dayang yang sedang sibuk dengan aktifitas masing2.
''seungho ah'', suara seorang ajeossi dengan tepukan dipundak seungho hingga membuat namja itu menoleh.
''ne!'', sapa seungho datar.
''kau sudah memikirkan apa yang akan kau berikan untuk ibu suri?'', tanya tuan im.
''apa urusannya dengan anda?''.

Tuan im tersenyum dengan ucapan seungho.
''aku hanya mengingatkan padamu, jika kau bertindak sesuka hatimu, kau akan kehilangan orang2 yang kau cintai'', kata tuan im lalu pergi meninggalkan seungho kemudian masuk ke paviliun ibu suri.

Seungho hanya memandang tuan im tanpa memanggilnya dan memberikan penjelasan tentang ucapannya.
''kau selalu mencoba mengintimidasiku'', batin seungho.


Didalam paviliun, seorang dayang menemui ibu suri dan memberitahukan bahwa tuan im ingin bertemu.
''annyeong hasimnikka, kiranya ibu suri panjang umur'', sapa tuan im *depp bow*.
''mulutku seperti gatal, yaa kau wanita tua yang suka mengatur sebentar lagi kau akan mati'', batin tuan im.


Di jalan dalam istana joseon, Seungho melangkah dengan gontai dan tidak bersemangat.
Langkahnya terhenti lalu memandang gerbang sekolah seni. Tiba2 muncul bayangan masa lalu antara dirinya dan shinhye.

Flash back
#seungho mengejek shinhye bahwa gadis itu seperti anak ayam yang hidup di lingkungan elang, yang tidak mampu berbuat apa2.
''kau mengataiku gadis bodoh? Kelak kau akan menghadapi gadis bodoh sepertiku seumur hidupmu! Aku bersumpah yoo seungho!'', teriak shinhye#end.

Seungho tersenyum lalu bayangan kenangan itu hilang.
''maafkan aku shinhye ah! Gwaenchana, aku hidup denganmu seumur hidupku, asal aku bisa melihatmu dan memastikan kau baik2 saja. Dan sekarang aku benar2 menderita tanpamu'', batin seungho.

''aku akan menemui hongki'',guman seungho lalu masuk ke sekolah seni.

''mweoya? Hongki tidak ada di sini? Sejak kapan dia pergi?'', tanya seungho pada salah satu sunbaenim di sekolah seni.
''tadi pagi, putra mahkota yoo. Hongki pergi keluar istana'', jawab sunbaenim itu.


=Pondok milik chulyong=
Shinhye menyentuh kompresan yang ada di dahinya. Chulyong mengompres shinhye karena demam tinggi.
''chulyong ah, gomaweoyo, ternyata aku belum mati'', kata shinhye tersenyum.
''aiss, kau ini!! Kau tidak akan mati'', kata chulyong senang lalu memeluk shinhye.

Chulyong pov
#shinhye ah, walau aku tidak menjadi pemilik hatimu, tapi kau adalah pemilik hatiku. Gomaweoyo#end.

''kau memelukku lebih dari 10 menit chulyong ah'', kata shinhye.
''jinjayo? Uhm aku merasa baru 10 detik'', kata chulyong.

Shinhye meraba2 hanboknya dan terlihat mencari sesuatu.
''apa aku tadi pagi memakai hanbok ini?'', tanya shinhye.
''uhm aniyo. Aku mengganti hanbokmu yang basah kuyup'', jawab chulyong.
''mweo?? Kau melihat....'', shinhye terbelalak kaget.
''bukankah aku pernah menjadi suamimu walau sesaat, itu tidak masalah'', chulyong tertawa.
''aiss!! Uhm, apa kau melihat dua buah surat yang ku tulis?''.
Chulyong menggeleng, ''surat apa? Aku tidak melihatnya''.

Shinhye memejamkan matanya dan mencoba untuk mengingat2.
''dimana? Dimana? Dimana?'', gumannya.

Chulyong hanya memperhatikan yeoja yang sedang melakukan sebuah ritual sederhana itu.
''dimana aku pingsan?'', tanya shinhye.
''di padang rumput''.
''yakk, surat itu ada di padang, aku harus mencarinya'', kata shinhye lalu beranjak dari tempat tidur lalu bergegas keluar kamar.

Dilihatnya hongki sedang sibuk bermain api unggun dengan anak buah chulyong.
''hyaa jangan ambil semua, kau di istana selalu makan daging sedangkan kami disini jarang memakannya'', protes seorang anak buah chulyong seraya mencoba merebut daging yang dibawa hongki namun namja itu berhasil menahannya.

Hongki menoleh dan melihat shinhye telah berdiri dibelakangnya.
''eung, shinhye ah, kau sudah sadar!! Oh ini ada daging bakar untukmu'', kata hongki seraya memberikan daging bakar itu.
''aniyo, aku tidak lapar'', kata shinhye.
''aku akan pergi sebentar, hongki ah kapan kau akan kembali ke istana?'', tanya shinhye lagi.
''sebelum matahari terbenam aku harus kembali ke istana. Aku tidak ingin yoona dan ayahnya tahu aku pergi menemuimu''.


Shinhye berlari ke arah padang dan mencari dua pucuk surat yang tidak sengaja terjatuh saat dirinya pingsan.
''aiss, eotteohke?'', seru shinhye melihat kertas yang sudah lusuh terendam air hujan dengan tinta yang sudah beleber memenuhi kertas itu.
''apa aku harus menulisnya lagi? Tidak mungkin, nan saenggakhalsu eobsseoyo (aku tidak bisa mengingatnya)''.

Shinhye berjalan menyusuri jalanan dengan banyak pohon besar di sekelilingnya.
*tukkkk* tiba2 shinhye merasa kakinya terantuk sesuatu.
Yeoja itu melihat sebuah koin yang sudah usang dan sedikit penyok.
''mweo ini koin kuno? Kenapa ada di sini?'', guman shinhye seraya membolak-balikkan koin usang itu.

Shinhye bergegas pergi ke sebuah pasar yang tidak jauh dari tempatnya berada.
''kau menghargai koin ini 30 keping?'', tanya shinhye pada penjual barang2 kuno.
''kau sangat beruntung. Koin ini sangat berharga'', kata penjual itu.
''tapi sudah usang. Aku pikir tidak akan laku''.
Shinhye menerima uang 30 keping dari penjual itu.

Yeoja masuk di toko yang menjual banyak kain.
''apa ada selimut dengan harga murah?'', tanya shinhye.
''dengan 30 keping, kau hanya bisa membeli kain ini. Bukankah ini juga cukup untuk dijadikan selimut?'', kata penjual kain itu.
''tapi sangat tipis''.
''kalau kau tidak mau, aku tidak akan menjualnya padamu'', kata penjual itu seraya mengambil kainnya kembali.
''baiklah! Aku akan membelinya'', shinhye memberikan uang 30 kepingnya pada penjual itu kemudian keluar dari toko.

''ini akan cukup menghangatkan chulyong di saat malam. Tidak selamanya aku akan berada di sana, aku harus kembali ke joseon'', guman shinhye.

''nona! Apa kainmu akan kau jual padaku?'', tanya seorang gadis seumuran shinhye.
''kain ini? Kau menginginkannya?'', tanya shinhye.
Gadis itu mengangguk, ''aku dayang istana! aku memerlukan kain seperti yang kau punyai. Besok ulang tahun ibu suri''.
''ibu suri ulang tahun? Tapi chulyong juga butuh kain ini untuk selimut'', batin shinhye.
''astaga!! Dayang istana?'', seru shinhye.
''ya bisa dikatakan begitu! Aku dayang yang baru bekerja besok. Makanya aku butuh kain itu agar tidak terlalu memalukan''.

Shinhye memberikan kain itu, ''bagaimana jika kau menukar kain ini dengan selimut yang cukup hangat?''.

Shinhye dan dayang istana itu masuk ke toko kain.
''selimut yang hangat untukmu'', kata dayang itu seraya memberikan selimut seharga 100 keping pada shinhye.
''gamsahae'', kata shinhye.

Shinhye berjalan menyusuri jalanan keluar dari pasar. Tiba2 sebuah tandu berhenti di dekat shinhye
Seorang ajumma kemudian membuka tirai tandu itu.
''aku ingin sekali selimut yang kau bawa itu'', kata ajumma itu yang ternyata sudah menengok selimut yang shinhye bawa sejak tadi.
''tidak! Ini untuk saudaraku'', kata shinhye.
''anda bisa membelinya di pasar'', kata shinhye lagi.
''aku sudah ke toko kain dan penjualnya berkata motif selimut yang ku inginkan telah dibeli orang. Dan aku mengikutimu sejak dari pasar''.
''aku akan membelinya seharga 250 keping'', kata ajumma itu lagi.
Shinhye terpaksa memberikan selimut itu pada ajumma asing yang begitu menginginkannya.

Di pinggir hutan, shinhye merogoh sakunya kemudian memandang 250 keping yang ia dapat hanya karena menemukan satu koin kuno yang sudah penyok.
''berikan uangmu padaku!!!'', teriak seorang pria yang tiba2 keluar dari semak2 dan mengacungkan belatinya.
Pria itu merampas uang milik shinhye dan kabur.

Anak buah chulyong tidak sengaja melihat hal itu kemudian berlari cepat ke arah shinhye.
''apa yang terjadi? Apa kau baik2 saja? Apa yang diambil oleh perampok itu?'', tanya anak buah chulyong dengan panik.
''ketua pasti akan memukulkan habis2an karena menemukanmu dalam keadaan tidak baik'', katanya lagi.
''gwaenchana! Hanya sebuah koin usang yang kutemukan tadi di jalan'', kata shinhye.
''mweo? Tidak mungkin perampok itu mengambil sebuah koin darimu!''.
''kita harus bersyukur baik ketika kita kaya ataupun miskin. Baik ketika hidup terasa mudah ataupun susah, baik saat menderita ataupun bahagia. Semuanya harus disertai dengan ucapan syukur karena Tuhan selalu beserta kita. Pemeliharaan Tuhan untuk selamanya dalam hidup kita, apapun keadaan kita'', terang shinhye.


Shinhye kembali ke tempat chulyong.
Dilihatnya hongki dan chulyong sedang bertengkar.
''kenapa kau biarkan shinhye pergi!'', seru chulyong.
''nado molla. jangan memojokkanku, kita akan mencarinya bersama'', seru hongki.
''apa yang kalian perdebatkan! Kalian seperti anak kecil dan aku seperti ibumu'', teriak shinhye.

Mendengar shinhye berteriak dan melihat yeoja itu sudah kembali, chulyong dan hongki berhenti bertengkar dan langsung berhambur memeluk shinhye.
''kau memang ibuku dan aku suamimu, temanmu, sodaramu, ayahmu. Apapun kau anggap aku, yang penting aku bisa menjagamu'', kata hongki.
''lebih baik kau kembali ke istana, aku takut penyakit tidak warasmu akan menular'', kata chulyong.

Shinhye tertawa terpingkal melihat ekspresi wajah hongki.
''hongki ah, aku ingin titip pesan untuk seungho, apa kau bisa menolongku?''.
''oh ne!!''.

Shinhye memberikan pesan lisan untuk seungho melalui hongki.
''bagaimana? Apa kau mengingatnya?'', tanya shinhye.
''uhm aniyo, ulangi lagi'', kata hongki.

Shinhye mengulang pesan lisannya itu.
''aku tidak bisa mengingatnya'', kata hongki lagi.
''aisss!!'', gerutu shinhye.

*pletak*
Chulyong memukul kepala hongki hingga membuat namja itu meringis sambil mengusap kepalanya.
''jangan katakan kau tidak mengingatnya!'', teriak chulyong.
''aiss, jangan memukul kepalaku. Aku akan mencoba mengingatnya sekali lagi'', kata hongki.

Shinhye menjelaskan pesannya sekali lagi dan hongki mengangguk-angguk tanda mengerti.
''gomaweoyo hongki ah. Aku percaya pesanku akan kau sampaikan dengan baik''.

''chulyong ah, tolong jaga shinhye dengan baik'', pesan hongki pada chulyong.

Hari menjelang gelap, hongki bergegas kembali ke istana.

Shinhye duduk di beranda pondok itu ditemani chulyong.
''uhm shinhye ah, aku tahu sekarang kenapa banyak pria menyukaimu?'', kata chulyong.
''mweo?'', shinhye menoleh ke arah chulyong.
''kau tidak menghadapi suatu masalah hanya dengan meneteskan air mata tapi kau berusaha melalui itu semua. Aku suka karaktermu shinhye ah''.

Shinhye tersenyum lalu menepuk pundak chulyong.
''chulyong ah gomaweo. Itu semua karena ada kau, seungho dan hongki yang ada disampingku''.


=Istana Joseon=
Setiba di istana, hongki bergegas pergi ke paviliun milik seungho.
Tanpa disadari oleh hongki, yoona melihat hongki berlari mengendap ke arah paviliun seungho.
''ada yang tidak beres, aku akan menyelidikinya'', guman yoona.

Yoona diam2 mengikuti hongki dari belakang.
Hongki terlihat menoleh ke sekeliling memastikan kondisi aman kemudian mulai mengetuk jendela paviliun seungho tanpa diketahui prajurit penjaga.
''seungho ah, psstt pssttt'', panggil hongki lirih.

Yoona terus memperhatikan polah tingkah hongki tanpa diketahui oleh namja itu.

Tidak berapa lama, jendela terbuka dan seungho mendongakkan kepalanya.
''apa yang kau lakukan malam2 begini ke paviliunku?'', tanya seungho.
''aku menemui shinhye dan aku datang ke sini untuk menyampaikan pesan dari shinhye'', kata hongki.
''apa shinhye baik2 saja? Aku ingin menemuinya tapi itu akan membahayakan shinhye. Tuan im seperti serigala ditengah kawanan domba''.
''shinhye ingin kau menemuinya di padang, tempat biasa dimana kau dan shinhye menerbangkan lampion''.
''kapan aku harus menemuinya? Besok sebelum fajar menjelang. shinhye ga mannalsu isseoyo? (kau bisa menemuinya?)''.
Seungho mengangguk lalu tersenyum.
''naeil nan mannalgeoya (aku akan menemuinya besok)''.

Yoona memperhatikan pembicaraan hongki dan seungho.
''seungho akan menemui shinhye, aku harus melakukan sesuatu. Kau menggali lubangmu sendiri seungho ah'', kata yoona seraya tersenyum.

(Ost Davichi- Love oh Love)

@tobe continue